Hukum Nyanyian Wanita?? Hilangkan Kekeliruan Anda..

Jumaat, 19 November 2010

Pengertian Nyanyian

1) Meninggikan suara (bersuara dengan lantang dan jelas) yang disertai dengan pengulangan lirik sama ada mempunyai irama muzik atau tanpa irama.

2) Setiap individu yang meninggikan suaranya (menyebut dengan suara yang jelas dan lantang) dengan menyebut sesuatu perkara lantas diulang-ulang kalimah tersebut berulang kali, maka itu dikira nyanyian menurut masyarakat Arab. (Abu Sulaiman Al-Khutobi)

3) Mengangkat suara (menyebut dengan jelas) dengan membaca syair. (Fuqaha' Mazhab Syafi'e)

HUKUM LELAKI MENDENGAR NYANYIAN WANITA BUKAN MAHRAMNYA

"Kami telah menyebutkan bahawa nyanyian wanita ajnabiah untuk meraikan majlis-majlis yang membawa kepada kemaksiatan ataupun pendengar-pendengar nyanyian yang takut sekiranya mereka mendengar nyanyian dari penyanyi-penyanyi wanita akan menyebabkan berlakunya fitnah, maka di dalam kedua-dua situasi ini hukum nyanyian adalah haram. Adapun yang dimaksudkan dengan fitnah di sini ialah perkara-perkara yang ditegah oleh Islam. Sekiranya nyanyian hamba wanita itu dipersembahkan kepada tuannya, maka tidak berlakunya sebarang larangan daripada syara'. Maka keharusan mendengar nyanyian hamba wanita ini turut meliputi kepada lelaki-lelaki lain yang bukan tuan kepada si penyanyi wanita ini apabila tiada di sana perkara-perkara yang boleh menimbulkan fitnah".

(Imam Al-Ghazali)



DALIL YANG MEMBENARKAN LELAKI MENDENGAR NYANYIAN WANITA


1) Kisah dua jariah yang menyanyi di rumah RasululLah s.a.w. :-

Ibn Hajar Al-'Asqalani ketika menghuraikan hadis ini telah menyebutkan bahawa harus mendengar nyanyian hamba wanita dengan syarat nyanyian tersebut sunyi daripada unsur-unsur fitnah.

2) Kisah nazar seorang hamba wanita:-

Daripada Buraidah "RasululLah s.a.w. telah pergi berperang dalam satu peperangan. Setelah Baginda pulang dari peperangan, datang seorang hamba wanita berkulit hitamlantas berkata" : "Ya RasululLah! Sesungguhnya aku bernazar sekiranya Allah Taala mengembalikanmu dari peperangan dalam keadaan sejahtera, aku akan bermain kompang di hadapanmu dan menyanyi" Maka kata RasululLah s.a.w.: "Kalau kamu telah bernazar, maka pukullah (kompang sebagaimana kamu bernazar). Sekiranya tidak (bernazar) maka tidak perlulah (memukul kompang)."

Hadis ini berkaitan dengan masalah nazar. Sebagaimana kita ketahui, nazar tidak boleh dilaksanakan melainkan perkara yang dinazarkan itu bertepatan dengan syara'. Apabila RasululLah s.a.w. membenarkan hamba wanita itu menunaikan nazarnya, ini membuktikan bahawa nyanyian seorang wanita di hadapan lelaki yang bukan mahramnya adalah harus apabila tidak berlaku sebarang fitnah.


SYARAT DAN ETIKA YANG MENGHARUSKAN NYANYIAN WANITA


1) Isi nyanyian hendaklah bertepatan dengan kehendak Islam. Segala bentuk lirik nyanyian yang menyalahi syariat Allah S.W.T. adalah haram.

2) Penyampaian nyanyian hendaklah bertepatan dengan Islam. Islam mengharamkan segala bentuk nyanyian apabila si penyanyi mendedahkan aurat, melakukan gerak badan yang memberahikan atau si penyanyi mempersembahkan nyanyian dengan suara yang lucah yang boleh menyebabkan fitnah serta rangsangan nafsu yang kotor di kalangan penonton sekalipun lagu yang dinyanyikan adalah lagu-lagu yang baik.

3) Suasana majlis persembahan nyanyian hendaklah bertepatan dengan Islam. Percampuran di antara lelaki dan wanita yang bukan mahram tanpa sebarang sekatan dan had, majlis tari-menari di kalangan lelaki dan wanita yang juga bukan mahram, berlakunya acara minuman keras dan seumpamanya merupakan faktor yang menyebabkan satu-satu agenda yang baik dari segi matlamat pada asalnya berubah menjadi satu bentuk penderhakaan kepada Allah S.W.T. lantaran maksiat yang mewarnai majlis tersebut.

4) Nyanyian yang ingin dipersembahkan hendaklah tidak berlebih-lebihan sehingga hak-hak dan kewajipan yang lain terabai seperti solat, hak mencari nafkah, menuntut ilmu dan sebagainya.

5) Setiap pendengar dan penonton adalah mufti kepada dirinya sendiri. Apabila satu-satu nyanyian adalah harus berdasarkan empat syarat yang telah disebutkan di atas, tetapi nyanyian itu telah menyebabkan penonton tersebut secara individu terangsang nafsunya lantas mengkhayalkan perkara-perkara yang tidak selayaknya difikirkan, maka ketika itu hendaklah si pendengar atau penonton tersebut menjauhi nyanyian tersebut disebabkan kesan negatif yang timbul di dalam dirinya sendiri. Konklusinya, setiap pendengar kepada satu-satu nyanyian yang halal adalah mufti kepada dirinya sendiri.



"Muzik merupakan satu fitrah yang dianugerahkan oleh Allah kepada manusia selaku khalifah Allah S.W.T. di atas muka bumi ini. Islam tidak datang untuk memerangi fitrah, tetapi Islam datang untuk memimpin dan menuntun fitrah agar tidak lari dari manhaj dan landasan Islam."


http://nisa-selangor.blogspot.com/

Baca Lagi...

Waspadai Demam Tifoid

Demam tifoid merupakan infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri patogen Salmonella Enterica khususnya serotipe Typhi (S. typhi). Infeksi yang hampir mirip, tetapi lebih kurang keparahannya adalah demam paratifoid yang disebabkan oleh S. paratyphi A, B, dan kadangkala C. S. typhi adalah bakteri patogen yang telah beradaptasi dengan baik dengan manusia sekitar 50.000 tahun yang lalu melalui mekanisme bertahan dalam inang (host) yang luar biasa

Demam tifoid bisa menjadi sangat parah, terlihat dari laporan bahwa 32% kematian terjadi di beberapa kawasan di dunia. Indonesia melaporkan angka prevalensinya berkisar 1.6% dan menempati urutan 15 besar penyebab kematian. Hingga abad keduapuluh, penyakit ini telah menyebar keseluruh dunia. Dimasa mendatang kasus tifoid di negara-negara berkembang akan jauh lebih berkurang karena adanya perbaikan dalam sanitasi dan kebersihan

Pada area-area endemik, kejadian demam tifoid paling tinggi terjadi pada anak-anak usia 5 sampai 19 tahun, pada beberapa kondisi tifoid secara signifikan menyebabkan kesakitan pada usia antara 1 hingga 5 tahun. Pada anak usia lebih muda dari setahun, penyakit ini biasanya lebih parah dan berhubungan dengan komplikasi yang umumnya terjadi

Tifoid biasanya ditularkan melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dan faktor-faktor risiko tertentu termasuk di antaranya minum dari sumber air yang tercemar, minuman dengan es, serta buah-buahan dan sayuran yang ditanam menggunakan pupuk dari limbah kotoran. Transmisi sehubungan dengan air seni yang terkontaminasi juga dapat terjadi. Transmisi dari orang ke orang juga memungkinkan. Kuman patogen dapat bertahan berhari-hari di air dan berbulan-bulan pada telur dan kerang beku yang terkontaminasi.

Pada umumnya gelaja terserang demam tifoid baru akan muncul setelah 7-14 hari sejak tubuh terinfeksi, meski dapat pula berkisar antara 3 samapi 60 hari. Pasien umumnya datang ke rumah sakit dengan keluhan-keluhan seperti demam, gejala flu, sakit kepala berat, lemas, anoreksia, rasa tidak nyaman pada perut, batuk kering, dan nyeri otot.

Secara bertahap, suhu tubuh akan terus naik dan menetap pada suhu tinggi pada minggu kedua, dan bahkan hingga 4 minggu jika tidak diobati. Kemudian suhu akan kembali normal, meskipun rasa lemas dan letih akan terus dirasakan hingga beberapa minggu setelahnya.

10% hingga 15% pasien yang tidak mendapatkan pengobatan biasanya mengalami berbagai komplikasi seperti perdarahan dan perforasi pada usus halus, serta beberapa kondisi gangguan syaraf. Perdarahan terjadi pada kondisi infeksi yang parah, dan ditandai dengan turunnya suhu tubuh secara drastis dan kemudian naik lagi pada awal terjadinya peritonitis, yaitu sebuah kondisi berbahaya dimana peradangan terjadi pada peritoneum (selaput tipis yang melindungi dinding rongga perut). Perforasi usus halus terjadi pada 1-3% pasien yang dirawat di rumah sakit dengan tingkat kematian 40%. Komplikasi ini biasanya mempengaruhi ileum terminalis dan harus segera dioperasi2.

Kekambuhan terjadi pada 5-10% kasus, umumnya dalam waktu sebulan setelah demam dinyatakan sembuh. Gejala umumnya lebih ringan daripada infeksi sebelumnya dan pada kasus dimana proses klasifikasi molekuler S. typhi telah dilakukan, terlihat bahwa kekambuhan pada umumnya disebabkan oleh jenis isolat yang sama dengan infeksi sebelumnya. Infeksi berulang dengan jenis isolat berbeda juga dapat terjadi.

Faktor yang paling berpengaruh terhadap kondisi buruk pasien demam tifoid adalah keterlambatan dalam memberikan pengobatan antibiotika yang adekuat dan efektif. Sangatlah penting untuk memastikan pemberantasan S. typhi dari pasien untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kekambuhan atau status sebagai pembawa penyakit. Pada kasus-kasus yang parah di mana terjadi pembengkakan abdomen dan muntah atau diare terus menerus pasien harus dirawat di rumah sakit dan diinfus. Pada umumnya, pasien demam tifoid dapat menjalani perawatan di rumah dengan pemberian antibiotika oral serta berobat jalan.

Air dan makanan yang terkontaminasi diketahui sebagai media penularan dari demam tifoid. Saat ini, pencegahan demam enterik lebih difokuskan pada perbaikan sanitasi, memastikan keamanan penyediaan air dan makanan, identifikasi dan terapi pembawa (carrier) kronis dan menggunakan vaksin tifoid untuk mengurangi kerentanan manusia terhadap infeksi

Vaksinasi merupakan senjata tambahan dan bukan substitusi untuk menghindari dari makanan dan minuman berisiko karena efikasi perlindungannya tidak 100%; lebih lanjut imunitas dapat dikalahkan dengan banyaknya dosis inokulum kuman. Ada dua vaksi yang saat ini digunakan, yaitu vaksin Ty21 yang diberikan per oral dan vaksin suntik polisakarida Vi murni. Keduanya dikategorikan aman dan dapat ditoleransi dengan baik



http://www.perempuan.com
Baca Lagi...

Jodoh Itu Ketentuan Tuhan

Bismillahirrahmanirrahim.....

Artikel ini dipetik dari blog rakan sejak beberapa tahun yang lalu. Saya sudah lupa dari mana ia diperolehi. Namun saya ingin kongsikan artikel ini untuk kita sama-sama mengambil iktibar.

Bacalah nasihat Mok Wan ni. Renungkanlah Sedalam-dalamnya. Tiada jodoh tiada kaitan dengan keturunan. Hanya belum sampai masanya. Ia bagai menanti jambatan untuk ke seberang. Kalau panjang jambatannya jauhlah perjalanan kita. Ada org jodohnya cepat sebab jambatannya singkat.

Usia 25 tahun rasanya belumlah terlalu lewat. Dan usia 35 tahun belum apa² kalau sepanjang usia itu telah digunakan untuk membina kecemerlangan. Nyatakanlah perasaan dan keinginan anda itu dalam doa² lewat solat. Allah mendengar. Wanita baik untuk lelaki yang baik, sebaliknya wanita jahat untuk lelaki yang jahat.


Biar lambat jodoh asalkan mendapat ‘Right Person’ dan biar seorang diri daripada menjadi mangsa lelaki/perempuan yang tidak beriman kemudian nanti. Memang kita mudah tersilap mentafsir kehidupan ini. Kita selalu sangka, aku pasti bahagia kalau mendapat ini. Hakikatnya, apabila kita benar² mendapat apa yang kita inginkan itu, ia juga datang bersama masalah.

Kita selalu melihat orang memandu kereta mewah dan terdetiklah di hati kita, bahagianya org itu. Hakikatnya apabila kita sendiri telah memiliki kereta mewah kita ditimpa pelbagai kerenah. Tidak mustahil pula org yang memandu kereta mewah (walaupun sebenarnya tak mewah) terpaksa membayar lebih tatkala berhenti untuk membeli durian di tepi jalan. Orang lain membeli dengan harga biasa, dia terpaksa membayar berlipat ganda.

Ketika anda terperangkap dalam kesesakan jalan raya, motosikal mencelah-celah hingga mampu berada jauh di hadapan. Anda pun mengeluh, alangkah baiknya kalau aku hanya menunggang sebuah motosikal seperti itu dan cepat sampai ke tempat yang dituju. Padahal si penunggang motosikal mungkin sedang memikirkan bilakah dia akan memandu kereta di tengah² bandar raya.

Bukan semua yang anda sangka membahagiakan itu benar² membahagiakan. Bahagianya mungkin ada tapi deritanya juga datang sama. Semua benda, pasti ada baik buruknya. Demikian juga perkahwinan. Ia baik sebab ia dibenarkan oleh agama, sunnah Nabi, sebagai saluran yang betul untuk melepaskan shahwat disamping membina sahsiah dan sebagainya, tapi ia menjadi sebaliknya bila ramai orang yang berkahwin hidupnya semakin tidak terurus.

Ramai orang menempah neraka sebaik sahaja melangkahkan kaki ke alam berumahtangga. Bukankah dengan ijab dan Kabul selain menghalalkan hubungan kelamin, tanggungjawab yang terpaksa dipikul juga turut banyak? Bukankah apabila anda gagal melaksanakannya, anda membina dosa seterusnya jambatan ke neraka?

Berapa ramaikah yang menyesali perkahwinan masing² padahal dahulunya mereka bermati-matian membina janji, memupuk cinta kasih malah ada yang sanggup berkorban apa sahaja asalkan segala impian menjadi nyata?


Jika tidak sanggup untuk bergelar suami atau isteri tidak usah berkahwin dulu.

Jika merasakan diri belum cukup ilmu untuk bergelar ibu ataupun ayah, belajarlah dulu.

Jika rasa² belum bersedia untuk bersabar dgn kerenah anak², carilah dulu kesabaran itu.


Jangan berkahwin dahulu sebab kenyataannya ramai yang tidak bersedia untuk melangkah tetapi telah melompat, akhirnya jatuh terjerumus dan tidak jumpa akar berpaut tatkala cuba mendaki naik.Berkahwin itu indah dan nikmat bagi yang benar² mengerti tuntutannya.

Berkahwin itu menjanjikan pahala tidak putus² bagi yang menjadikannya gelanggang untuk mengukuhkan iman, mencintai Tuhan dan menjadikan syurga sebagai matlamat. Berkahwin itu sempadan dari ketidaksempurnaan insan kepada kesempurnaan insan – bagi yang mengetahui rahsia²nya. Berkahwinlah anda demi Tuhan dan Nabi-Nya, bukan berkahwin kerana perasaan dan mengikut kebiasaan.

Jodoh usah terlalu dirisaukan, tiba masanya ia akan datang menjemput, namun perlu juga anda membuka lorong²nya agar jemputan itu mudah sampai dan tidak terhalang.


Waullahu'alam.....
http://izzatina.blogspot.com
Baca Lagi...

Terengganu Dijangka Terima Royalti Minyak RM1.6 Bilion Setahun

Ahad, 29 Ogos 2010

KUALA LUMPUR: Kerajaan negeri Terengganu dijangka memperoleh royalti minyak sekitar RM1.6 bilion setahun selepas memeterai perjanjian dengan Petronas pada satu masa yang akan diumumkan kelak. Menteri Besar Datuk Seri Ahmad Said berkata bagaimanapun jumlah tersebut hanya jangkaan sahaja kerana semuanya bergantung kepada harga minyak dunia semasa.

"Kerajaan negeri akan menunggu masa yang sesuai untuk membuat perjanjian dengan Petronas berkaitan pembayaran royalti tersebut dan tiada apa-apa masalah yang timbul dalam perundingan di antara kerajaan negeri dengan Petronas baru-baru ini," katanya.

Beliau berkata demikian kepada pemberita selepas menghadiri majlis berbuka puasa bersama pelajar-pelajar institusi pengajian tinggi tajaan Yayasan Terengganu di Pusat Dagangan Dunia Putra di sini, Sabtu.

Dalam rundingan dengan Petronas, kerajaan negeri menuntut supaya dikembalikan royalti kepada Terengganu dan meminta agar perjanjian asal dikekalkan dan diubah sedikit dengan menggugurkan perkataan 'ex-gratia'.

Ahmad berkata hasil royalti daripada Petronas itu akan digunakan untuk pembangunan di Terengganu kelak, seperti pembinaan rumah mampu milik untuk golongan berpendapatan rendah.

Dalam pada itu, beliau berkata kerajaan negeri merancang untuk membina 10,000 unit rumah mampu milik kepada rakyat Terengganu yang menelan kos RM1.7 bilion. - BERNAMA

Baca Lagi...

Abdul Taib sedia berundur?

Rabu, 25 Ogos 2010

KUCHING 24 Ogos - Ketua Menteri Sarawak, Tan Sri Abdul Taib Mahmud masih belum membuat keputusan sama ada akan mempertahankan kerusi Dewan Undangan Negeri yang diwakilinya pada pilihan raya negeri ke-10 akan datang.

Pemimpin berusia 74 tahun itu yang merupakan Ketua Menteri yang paling lama berkhidmat iaitu selama 29 tahun sejak 26 Mac, 1981, berkata, beliau tidak dapat membuat keputusan mengenai perkara itu.

"Saya tidak tahu...terserah kepada parti dan Perdana Menteri," katanya kepada pemberita selepas menyampaikan biasiswa Amanah Raya Berhad (ARB) kepada tiga pelajar Sarawak yang akan melanjutkan pelajaran ke Universiti Al-Azhar, di sini hari ini.

Pelajar berkenaan ialah Mohammad Zubair Mustafa yang belajar di Sekolah Menengah Agama (SMA) Persekutuan di Labu, Negeri Sembilan, Faliq Asraf Jafri dari Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Tunaz di Kuching dan Nadira Hamapei dari SMKA Miri.

Taib berkata, beliau bersedia untuk berundur jika keadaan memerlukan beliau berbuat demikian.

"Banyak orang kata saya tidak diperlukan. Jika saya tidak diperlukan, saya akan berundur," katanya.

Taib yang juga Presiden Parti Pesaka Bumiputera Bersatu (PBB) sejak 1981 dan Pengerusi Barisan Nasional (BN) Sarawak berkata, beliau sebenarnya mahu berundur daripada politik pada 2006 tetapi ramai di kalangan dalam parti menentang hasratnya.

Mengenai bila beliau kemungkinan mengadakan pilihan raya negeri, Ketua Menteri berkata, perkara itu masih belum diputuskan lagi.

Mengenai sentimen pengundi Cina di Sarawak yang masih memilih pembangkang berbanding BN, katanya, trend itu masih membingungkannya sehingga kini.

"Saya juga bertanyakan soalan yang sama, saya mahu tahu," katanya dan menurutnya kerajaan negeri secara ikhlas cuba memenangi hati pengundi Cina tetapi masih gagal berbuat demikian sehingga kini. - BERNAMA
Baca Lagi...

Tindakan biadab segerombolan manusia tidak siuman di Jakarta

Selasa, 24 Ogos 2010

Oleh Kuda Ranggi

Tindakan biadab dan tidak siuman oleh segerombolan warga Indonesia ke atas Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta dan perbuatan melampau menjijak dan menodai bendera negara, Jalur Gemilang, menurut apa yang dilaporkan dalam wadah-wadah Internet dan media tempatan dalam talian, seperti Utusan Malaysia, sewajarnya dipandang serius.

Wisma Putra seharusnya mengirim nota bantahan kepada pihak Indonesia manakala pihak keselamatan negara itu mesti bertanggungjawab melindungi warga Malaysia di sana yang mungkin akan dijadikan sasaran oleh golongan manusia yang tidak siuman.

Apa nak dikata, tindakan manusia yang lupa bahawa lebih dua juta rakyat mereka menumpang hidup di bumi bertuah bernama Malaysia, yang saban bulan mengirim wang untuk membolehkan keluarga mereka menyambung hidup, yang jelas tidak erti akan perkataan terima kasih dan bersyukur kerana dengan wujudnya Malaysia, maka mereka boleh menyara kehidupan sanak saudara dan keluar daripada kepompong kepapaan. Mereka angkuh, sombong dan iri hati akan kemajuan dan kejayaan Malaysia.


Benar, bukan semua yang mencari nafkah hidup di Malaysia bersikap biadap seperti segerombolan yang wujud di Jakarta, tetapi perbuatan mereka itu bukan sahaja melampaui batas bahkan boleh menjejas pershabatan antara kedua-dua negara. Bayangkan keadaan seterusnya jika ada rakyat Malaysia yang berhimpun di hadapan Wisma Duta Indonesia di Kuala Lumpur, melempar najis dan memijak serta membakar Sang Saka Merah Putih, apa perasaan mereka...


Gerombolan manusia kurang siuman yang mencemar dan memperlekeh negara kita di Jakarta harus ingat dan sedar akan musibah dek perbuatan biadab mereka. Jangan ingat yang mereka sahaja mempunyai perasaan dan semangat juang, jangan ingat yang mereka sudah gagah untuk berperang sedangkan mereka tidak mampu mempertahankan Timur Timor, nampaknya mereka mudah lupa.


Kita bangga dengan sikap rakyat Malaysia yang jauh lebih rasional dan tidak mengambil tindakan bodoh seperti mereka. Inilah sebabnya kita adalah majikan, bukan hamba atau babu yang terpaksa menyeberang lautan luas untuk bekerja di rumah orang, kita bukan buruh kasar atau kuli yang terpaksa berkelana ke negara orang untuk bekerja

Tidak hairanlah mereka begitu mencemburui kita.
Baca Lagi...

Surau Disimbah Cat: Empat Remaja Direman

SEREMBAN: Empat ditahan berhubung kejadian menyimbah surau dengan cat merah di surau baru Taman Pulai Impian, Sikamat, dekat sini.

Ketua Polis Negeri Sembilan, Datuk Osman Salleh berkata, empat suspek berusia antara 16 hingga 18 tahun ditangkap dalam tempoh 12 jam selepas kejadian yang tidak bermoral itu di sekitar negeri ini.

Katanya, siasatan awal mendapati bahawa keempat-empat remaja terbabit bermain mercun berhampiran surau pada Ahad dan telah diarahkan berhenti.

Dan sebagai pembalasan, mereka memutuskan menyimbah cat ke surau terbabit.

"Mereka bertindak sebagai membalas dendam," katanya sambil menambah bahawa mereka akan direman selama empat hari untuk mengumpulkan bukti sebelum mereka dituduh di mahkamah kerana mencemarkan tempat ibadah.

Dalam kejadian awal pagi Isnin, jemaah surau berkenaan gempar selepas mendapati surau mereka disimbah cat merah dan dilempar beberapa botol arak.

Surau berkenaan dibuka pada 24 Julai lalu.

Sementara itu, Timbalan Menteri Dalam Negeri, Datuk Lee Chee Leong yang melawat surau itu pada hari Selasa menegaskan bahawa kerajaan memandang insiden itu sebagai sangat serius.

"Insiden seperti ini tidak seharusnya berlaku. Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap setiap individu atau kumpulan yang mengancam keamanan negara," tegasnya.

Namun, katanya, insiden itu, dipercayai "tindakan balas dendam" oleh remaja terbabit dan berharap tidak ada pihak akan mengambil kesempatan untuk membangkitkan sentimen perkauman.

"Siasatan sedang dijalankan. Saya berharap masalah ini tidak digembar-gemburkan, " katanya.


Surau disimbah cat, dilempar botol arak

Oleh FARABI SHEIKH SAID AL JABRI
pengarang@utusan.com.my

SEREMBAN 23 Ogos - Sekumpulan ahli kariah yang hendak menunaikan solat subuh di Surau Taman Seri Pulai, Temiang dekat sini, hari ini terkejut apabila mendapati bangunan surau itu disimbah cat merah.

Lebih mengejutkan, surau berkenaan yang baru sahaja beroperasi beberapa bulan lalu turut dilempar botol minuman keras oleh individu tidak dikenali.

Ketua Jabatan Siasatan Jenayah negeri, Asisten Komisioner Mohd. Zaki Masroh berkata, kejadian itu dipercayai dilakukan antara pukul 1 dan 5 pagi dan ia disedari penduduk kawasan berkenaan yang ingin menunaikan solat subuh.

"Berdasarkan siasatan polis, kita menjumpai kesan cat dipercayai dibaling ke pintu surau berkenaan.

"Malah, pihak polis turut menemui kesan bekas serpihan kaca botol minuman keras di sekitar longkang, namun tiada sebarang kerosakan surau dilaporkan," katanya ditemui di tempat kejadian.

Mohd. Zaki turut memberitahu, berdasarkan siasatan awal pihaknya yakin kejadian itu mungkin dilakukan oleh beberapa orang suspek berdasarkan kepada kesan yang dialami oleh surau berkenaan.

Namun, katanya, sehingga kini pihaknya masih menyiasat motif serangan selain sedang mengenal pasti punca kejadian.

Sehubungan itu, Mohd. Zaki meminta penduduk Islam di kawasan terbabit bertenang dan tidak melakukan sebarang tindakan melulu.

Jelasnya, siasatan secara profesional akan dilakukan oleh pihaknya bagi menjejaki suspek yang terlibat.

"Biar pihak polis jalankan siasatan dan kita minta penduduk tidak bertindak sesuka hati atau mengikut perasaan. Mereka yang mempunyai maklumat berhubung kejadian ini diminta tampil membantu siasatan," katanya.

Baca Lagi...

Hanya Mahkamah Syariah Boleh Putuskan Sama Ada Seseorang Itu Islam Atau Tidak

Isnin, 23 Ogos 2010

PUTRAJAYA: Persoalan sama ada seseorang itu beragama Islam atau tidak, merupakan bidang kuasa tunggal Mahkamah Syariah untuk menentukan, demikian diputuskan oleh Mahkamah Rayuan.

Panel tiga hakim diketuai oleh Datuk Zainun Ali memutuskan bahawa Artikel 121 (1A) Perlembagaan Persekutuan jelas menyebut bahawa perkara yang berkaitan sama ada seseorang itu beragama Islam atau tidak, berada dalam bidang kuasa Mahkamah Syariah.

Hakim Zainun berkata Mahkamah Syariah mempunyai kuasa untuk mendengar dan membuat pengisytiharan berhubung status seseorang itu sebagai beragama Islam memandangkan ia merupakan mahkamah bidang kuasa kompeten bagi tujuan itu.

"Ini adalah bagi sebab yang nyata dan praktikal. Pihak berkuasa agama bagi sesuatu agama tertentu berkedudukan yang baik untuk menimbang dan memutuskan sama ada seseorang itu menganut dan terus mematuhi ajaran agama berkenaan," kata Hakim Zainun yang bersidang bersama Hakim-Hakim Mahkamah Rayuan Datuk Abdul Wahab Patail dan Datuk Clement Allan Skinner.

Beliau berkata di negara ini, tanpa mengira bagaimana persoalan itu dirangka, ia termaktub dalam undang-undang semasa bahawa persoalan mengenai sama ada seseorang itu beragama Islam atau tidak, seperti yang diputuskan dalam kes berkenaan, adalah untuk ditentukan oleh Mahkamah Syariah.

Memetik keputusan Mahkamah Agung, Hakim Zainun berkata mahkamah sivil di negara ini tidak mempunyai kelayakan untuk menentukan persoalan sama ada seseorang itu beragama Islam atau tidak.

Panel hakim itu membuat keputusan berkenaan ketika menolak rayuan oleh S.Kaliammal, balu pendaki Everest negara Sarjan M. Moorthy, yang penukaran agamanya kepada Islam telah menimbulkan pertikaian.Mahkamah kemudian mengesahkan keputusan Mahkamah Tinggi pada 28 Dis 2005, yang enggan menentukan status agama suami beliau atas alasan perkara bersifat sedemikian terletak dalam bidang kuasa eksklusif Mahkamah Syariah.

Tidak berpuas hati dengan keputusan itu, Kaliammal kemudiannya mengemukakan rayuan kepada Mahkamah Rayuan.

Beliau memfailkan saman pemula pada 21 Dis 2005 di Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur, dengan menamakan Majlis Agama Islam Wilayah Persekutuan, Pengarah Hospital Kuala Lumpur dan kerajaan selaku responden, antara lain, memohon pengisytiharan bahawa Moorthy seorang penganut agama Hindu.

Pada hari berikutnya, Majlis Hal Ehwal Agama Islam Kuala Lumpur memperoleh perintah ex-parte daripada Mahkamah Syariah yang menyatakan bahawa Moorthy telah pun memeluk agama Islam sebelum beliau meninggal dunia.

Perintah itu turut membenarkan majlis berkenaan mengebumikan Moorthy, atau nama Islamnya Mohamad Abdullah, menurut upacara pengebumian Islam.

Beliau dikebumikan pada 28 Dis 2005 di Tanah Perkuburan Islam Taman Ibukota di Gombak, Selangor. Moorthy menjadi lumpuh dari pinggang ke bawah selepas terjatuh semasa dalam latihan di Kem Sungai Udang di Melaka pada 14 Ogos, 1998 dan terpaksa menggunakan kerusi roda.

Bekas komando tentera itu kemudiannya koma setelah terjatuh dari kerusi roda dan meninggal dunia di unit rawatan rapi Hospital Kuala Lumpur pada 20 Dis 2005.

Dalam penghakiman 14 muka surat itu, Hakim Zainun berkata perayu (Kaliammal)tidak dihalang daripada memohon kepada Mahkamah Syariah untuk cuba mengetepikan perintah ex-parte itu, bagi Mahkamah Syariah membuat keputusan yang adil dan saksama menurut agama Islam serta undang-undang Islam.

Beliau berkata dalam sistem dwikehakiman, seringkali akan timbul perkara yang dilihat sebagai percanggahan pendapat antara kedua-dua sistem itu.

Mahkamah sivil cuba untuk menyelesaikan percanggahan itu di mana yang boleh, dengan melaksanakan interpretasi supaya tidak timbul sebarang konflik atau untuk memastikan bahawa aduan dikemukakan kepada mahkamah terlebih dahulu sebelum mahkamah bidang kuasa kompeten menimbangkan keputusannya, katanya.

Hakim Zainun berkata adalah tidak wajar untuk menolak mahkamah bidang kuasa kompeten dan sebaliknya pergi ke mahkamah sivil.

Jika percanggahan itu terbukti tidak dapat diselesaikan, berdasarkan Perlembagaan Persekutuan, terpulanglah kepada badan perundangan untuk menyediakan remedi, katanya.

Ketika ditanya mengenai keputusan itu, Kaliammal, 35, yang hadir di mahkamah bersama anak perempuan tunggalnya, M.Theneswary, 13, berkata beliau kecewa dengan keputusan itu.

Peguamnya M.Manoharan berkata beliau akan memfailkan kebenaran untuk merayu berhubung keputusan hari ini di Mahkamah Persekutuan.

Beliau berkata mahkamah perlu memberinya peluang untuk mendengar merit kes itu memandangkan Mahkamah Tinggi telah menolak permohonan Kaliammal untuk mendapatkan semakan kehakiman tanpa mendengar merit kes. -BERNAMA
Baca Lagi...

Dinar: Tiada masalah jika rakyat Kelantan setuju

Ahad, 22 Ogos 2010

Oleh Nazri Abdullah

KUALA LUMPUR, 22 Ogos:
Bekas Menteri Kewangan, Tengku Razaleigh Hamzah berpendapat, tiada masalah jika kerajaan Kelatan mahu menggunakan dinar emas dan dirham perak sesama rakyat negeri itu.

Menurutnya selagi rakyat negeri itu bersetuju menggunakan dinar dan dirham sebagai alat pertukaran, maka tidak timbul sebarang masalah.

"Undang-undang kata Bank Negara sahaja yang dibenarkan kerajaan persekutuan, keluarkan wang sebagai mata wang.

"Kalau nak ganti itu memang salah, tetapi kalau nak guna sesama dia tidak salah saya rasa," katanya


Beliau berkata demikian pada sidang media di satu majlis berbuka puasa di Kuala Lumpur hari ini.

Tambah beliau lagi, kejayaan penggunaan dinar dan dirham bergantung kepada keyakinan masyarakat terhadap wang berkenaan.

Berucap sebelum itu, beliau juga berkata, kerajaan Kelantan bagaimanapun mesti memberi penerangan secara meluas agar rakyat negeri itu itu keliru dengan nilai dinar dan dirham tersebut.

"Tapi nak guna dirham untuk seluruh negara tak bolehlah. Kerajaan Kelantan tak ada kuasa di bawah undang-undang.

Katanya lagi, kerajaan negeri juga tidak boleh dipersalahkan sekiranya masyarakat tidak mahu menggunakan dinar dan dirham tersebut.

Turut berucap di majlis anjuran Persatuan Anak Darul Naim Selangor dan Wilayah Persekutuan (PERSADA) itu ialah exco kanan kerajaan negeri Kelantan Datuk Husam Musa.

Husam berkata, dinar adalah bersifat pelengkap kepada ringgit dan kedua-duanya boleh digunakan.

Alasan tidak munasabah

Beliau turut membidas pihak yang yang mendakwa mengguna dinar akan merugikan kerana mudah dipalsukan dengan menganggap alasan tersebut tidak munasabah.

"Ringgit pun boleh dipalsukan, tapi bank negara boleh membezakan yang tulen dan palsu.

"Dinar pun ada alat yang boleh bezakan yang tulen atau palsu.

Selain itu dinar jelasnya lebih stabil kerana ianya aset yang sentiasa berkembang dan harganya meningkat mengikut masa berbanding mata wang dunia.

"Kalau judi bola boleh dihalalkan, tapi hairan kenapa tak boleh iktiraf dinar dan dirham," katanya.
Baca Lagi...

Nik Aziz minta Karpal fahami hudud

KOTA BHARU 21 Ogos - Pengerusi DAP, Karpal Singh dinasihatkan supaya berdepan dengan orang Pas terlebih dahulu untuk memahami hukum hudud sebelum menolaknya mentah-mentah.

Mursyidul Am Pas, Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat berkata, Pas mempunyai ramai pemimpin dan ahli daripada golongan cendekiawan termasuk pensyarah universiti untuk memberi penerangan mengenai hukum tersebut kepada Karpal.

Tegas beliau, Karpal adalah satu-satunya pemimpin dalam DAP yang menolak hukum hudud kerana beliau tidak pernah berdepan dengan orang Pas dan membincangkannya.

"Kita mahu tahu kenapa dia tolak hudud. Hudud itu menganiaya orang ke? Dia tak pernah berdepan dengan orang Pas, cuma dia duduk Pulau Pinang, kita di sini.

"Cuma DAP di Kuala Lumpur yang berdepan dengan orang-orang alim dalam Pas seperti pensyarah universiti," katanya ketika ditemui di kediamannya di sini petang ini.

Karpal hari ini dilaporkan tidak bersetuju bahawa cara terbaik menangani masalah jenayah dan sosial adalah meminda undang-undang sivil dan digantikan dengan undang-undang hudud.

Menurut Karpal, Perlembagaan Persekutuan telah menetapkan bahawa hanya Kanun Keseksaan dan undang-undang sivil lain yang boleh digunakan, justeru tidak ada ruang untuk undang-undang hudud.

Kelmarin, Nik Abdul Aziz yang juga Menteri Besar Kelantan berkata, negara ini wajar kembali kepada undang-undang hudud kerana undang-undang sivil sekarang gagal mengawal jenayah dan penyakit sosial.

Namun katanya, keutamaan mestilah menerapkan taqwa atau pendidikan agama terlebih dulu di kalangan rakyat.

Baca Lagi...

Related Posts with Thumbnails

Tops Bulanan

Tops Keseluruhan